<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>YDSF Surabaya</title>
	<atom:link href="http://www.ydsf.org/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ydsf.org</link>
	<description>Yayasan Dana Sosial Al-Falah Surabaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 May 2012 02:15:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Serunya Mendampingi Warga Kampung Al Quran</title>
		<link>http://www.ydsf.org/komunitas/serunya-mendampingi-warga-kampung-al-quran</link>
		<comments>http://www.ydsf.org/komunitas/serunya-mendampingi-warga-kampung-al-quran#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 02:15:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[belajar alquran kampung warga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ydsf.org/?p=4042</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Firda Zuhdi Siahaan*
Sejak Maret 2012, Balai RT 11 RW 05 Pogot, Kenjeran, Surabaya tampak lebih ramai dari biasanya.&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Firda Zuhdi Siahaan*</p>
<p>Sejak Maret 2012, Balai RT 11 RW 05 Pogot, Kenjeran, Surabaya tampak lebih ramai dari biasanya. Suara ibu-ibu yang sedang belajar membaca Al Quran setiap Selasa dan Jumat malam itu memeriahkan balai pertemuan warga itu.</p>
<p>Di hari pertama mengajar, saya awali dengan <em>pre-test</em> untuk mengetahui kemampuan baca secara individu. Kehebohan mulai terasa ketika saya mengucapkan kata tes. Spontan saja jamaah ibu menyahut, “<em>Nggak</em> usah dites Ustadzah. Mulai dari nol saja, banyak yang <em>nggak</em> bisa sama sekali.” Akhirnya kata <em>tes</em> saya ganti menjadi <em>latihan baca</em>.</p>
<p>Awalnya memang banyak yang mengeluh karena terlambat belajar. Namun saya selalu memotivasi jamaah dengan ucapan <em>tidak ada kata terlambat untuk belajar</em>. Dan sejak itu <em>alhamdulillah</em> jamaah mulai bersemangat.</p>
<p>Antusias warga Kampung al Quran memang patut diacungi jempol. Dengan usia yang bisa dikatakan tidak lagi muda, semangat belajarnya luar biasa. Awalnya mengaji dimulai pukul 19.00 sampai 20.30 dengan jumlah jamaah sesuai standar yang ditetapkan yaitu 15 orang.</p>
<p>Namun karena ada yang kemampuannya berbeda, lalu saya siasati dengan datang setengah jam lebih awal untuk memberikan bimbingan ekstra. <em>Alhamdulillah</em>, dengan strategi seperti itu akhirnya kami mampu menyamakan kemampuan jamaah.</p>
<p>Pertengahan April 2012, jamaah bertambah menjadi 17 orang. Saya tidak mampu mencegah kalau ada yang ingin bergabung. Toh setiap pertemuan belum tentu hadir 100% dan sayang jika semangat yang besar untuk belajar al Quran itu harus saya tolak begitu saja.</p>
<p>Terus terang, Kampung Al Quran Pogot yang dikoordinatori Bu Sianawati ini berhasil menawan hati saya. Saya selalu merasa rindu menanti hari Selasa dan Jumat untuk kembali berbagi dengan jamaah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apalagi kalau sudah belajar mempraktikkan <em>fathah</em>,<em> kasroh</em>, dan <em>dhommah</em> dengan mimik wajah yang praktis membuat saya tidak bisa menahan tawa kecil. Belum lagi kalau sudah klasikal baca simak, gelak tawa selalu mewarnai. Ada saja yang lupa atau salah baca. Seru pokoknya.</p>
<p>Belajar Alquran dengan metode Ummi yang saya sampaikan kepada jamaah awalnya sulit bagi jamaah karena merasa sudah kaku dan terlambat. Namun dengan bahasa ibu, lambat laun jamaah mulai menikmati. <em></em></p>
<p><em>Alhamdulillah</em> sekarang sudah sampai pada akhir jilid dua, ada perasaan yang luar biasa setiap kali akan naik ke jilid selanjutnya. Kuncinya sabar dan <em>keep smile</em> &#8216;tetap senyum&#8217; agar tetap semangat mengajar jamaah dengan beragam kemampuan dan karakter.</p>
<p>Awal Mei 2012 ini, <em>insya allah</em> jamaah akan bertambah menjadi 20 orang. <em>Alhamdulillah</em> berarti bertambah juga ladang amal untuk saya.</p>
<p>Di setiap akhir pertemuan saya selalu menitip pesan untuk jamaah agar selalu bersabar dalam belajar al Quran. Namun jawaban yang sama yang selalu saya dapatkan. “Ya ustadzah-lah yang harus sabar sama kita, ”jawab mereka sambil tergelak ramai. Dan saya hanya membalasnya dengan senyum.</p>
<p>Semoga Allah selalu melimpahkan kekuatan kepada kita semua untuk terus belajar dan mengajarkan al Quran. Amin.{}</p>
<p>*<em>Firda Zuhdi Siahaan, pengajar metode UMMI</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ydsf.org/komunitas/serunya-mendampingi-warga-kampung-al-quran/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejuk Kampungku Bersama Kampung Alquran YDSF</title>
		<link>http://www.ydsf.org/komunitas/sejuk-kampungku-bersama-kampung-alquran-ydsf</link>
		<comments>http://www.ydsf.org/komunitas/sejuk-kampungku-bersama-kampung-alquran-ydsf#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 03:31:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[kampung alquran belajar warga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ydsf.org/?p=4034</guid>
		<description><![CDATA[‘Sebaik-baik manusia ialah yang banyak manfaatnya bagi manusia lain.’ Hal itu yang membuat saya termotivasi untuk membentuk kelompok belajar Al Quran kawasan Wage, Sidoarjo <a href="http://www.ydsf.org/komunitas/sejuk-kampungku-bersama-kampung-alquran-ydsf"></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Cahyono, S. Ag*<br />
Suatu kebahagian bagi setiap muslim bila dirinya dapat memberi manfaat kepada orang lain. Ini merupakan pesan Rasulullah Muhammad saw. <em>khoirunnas anfauhum linnas</em> ‘Sebaik-baik manusia ialah yang banyak manfaatnya bagi manusia lain.’ Hal itu yang membuat saya termotivasi untuk membentuk sebuah pengajian Al Quran bagi bapak-bapak dan ibu-ibu di daerah Wage, Taman, Sidoarjo.</p>
<p>Ketika saya mengumumkan program Kampung Al-Qur’an YDSF-Ummi Foundation di masjid Al Ilham Wage dan di<em> jam’iyah</em> ibu-ibu, respon dari calon warga sangat baik. Pada awalnya ada terbentuk dua kelompok. Satu kelompok bapak-bapak dan satu lagi terdiri dari para ibu.</p>
<p>Ternyata dari kelompok warga Kampung Al Quran terlalu yang ‘gemuk.’ Satu kelompok mencapai ini sampai 30 orang. Padahal ketentuan dari YDSF, idealnya satu kelompok terdiri dari 10-15 orang saja. Akhirnya kelompok untuk para ibu, saya bagi menjadi dua. Satu kelompok tetap saya dampingi, sisanya Ustadz H.M. Munir yang mengajar.</p>
<p>Kalau diamati dari segi usia, kebanyakan warga Kampung Al Quran ini ini terbilang STW  atau setengah <em>tuwo</em> (setengah tua alias tidak muda lagi alias). Tapi, kalau dilihat semangatnya<em> subhanallah</em>. Semangat mereka itu sungguh luar biasa.</p>
<p>Bayangkan, mengaji kami mulai pukul 15.30, mereka sudah hadir 15.15. Bahkan ada yang datang setengah jam sebelumnya. Padahal jamaah shalat Ashar belum turun dari masjid. Semangat inilah yang perlu kita tanamkan dalam diri kita sebagai pengajar Al Quran. Tepatnya semangat untuk berkomintmen tepat waktu dan komitmen untuk terus belajar.</p>
<p>Dalam perjalanannya  -saat ini berjalan sekitar 6 bulan dan sampai tengah jilid 6- warga Kampung Al Quran kelompok wanita sangat jarang tidak masuk/absen. Hampir semua peserta sangat aktif. Bahkan ketika tanggal merah, ibu-ibu ini lebih memilih terus mengaji daripada harus berlibur bersama keluarga.</p>
<p><a href="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/kampung-alquran-wage3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-4038" title="kampung alquran wage3" src="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/kampung-alquran-wage3.jpg" alt="" width="450" height="267" /></a></p>
<p>Ketika saya tanya mengapa <em>kok</em> ingin terus mengaji. Mereka menjawab, “Biar cepat bisa mengaji Ustadz.” <em>Allahu Akbar</em>, luar biasa.</p>
<p>Ternyata Program Kampung Al-quran ini punya daya pikat yang sangat kuat di mata warga. Harapan kami jangan pernah berhenti bergulir. Ibarat roda teruslah berputar setiap kota di Sidoarjo, Surabaya, Gresik, atau kota-kota yang lainnya. Agar semua bisa sama-sama merasakan <strong>SEJUKNYA KAMPUNGKU bersama <em>KAMPOENG</em> AL-QUR’AN YDSF</strong>.{}</p>
<p>*<em>Cahyono, S. Ag, pengajar Al-Qur’an  Metode UMMI</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ydsf.org/komunitas/sejuk-kampungku-bersama-kampung-alquran-ydsf/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Menyenangkan dengan NASI BUK ICHA</title>
		<link>http://www.ydsf.org/komunitas/belajar-menyenangkan-dengan-nasi-buk-icha</link>
		<comments>http://www.ydsf.org/komunitas/belajar-menyenangkan-dengan-nasi-buk-icha#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 09:06:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[belajar menyenangkan kreatif yel-yel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ydsf.org/?p=4024</guid>
		<description><![CDATA[Begitu pula membimbing anak didik, banyak cara yang bisa diterapkan. Asal mau berusaha, tidak pernah putus asa, dan mau belajar akan mendapat ilham cara baru yang efektif dan tentunya menyenangkan <a href="http://www.ydsf.org/komunitas/belajar-menyenangkan-dengan-nasi-buk-icha"></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Moch. Sholeh, S.Ag*<br />
Siang itu kuparkir sepeda motorku di halaman sekolah. Aku ambil tas dan kulangkahkan kaki menuju kelas tercintaku. Dari jarak sekitar 100 meter menuju kelas, sudah terdengar teriakan merdu anak-anak, “Hei, Pak Sholeh datang,” sambil mengalihkan pandangan kepada teman-temannya yang lain. Mereka pun menyambutku dengan mengulurkan tangannya bersalaman padaku. “Siaaaaaap grak, luruskan!” anak-anak yang kecil itu pun berbaris sebelum masuk kelas. Dengan antrinya, mereka membalik fotonya di <em>Pamtuja</em> (Papan Absen Mandiri dan Tugasku Tanggung Jawabku) sebagai tanda bahwa dirinya sekolah hari itu.<em> Pamtuja</em> ini juga berfungsi sebagai tugas piket harian siswa. Setelah mereka berdoa, mereka meneriakkan yel-yel kelas III C: “III C mana suaramu? <em>We are three C</em>.” “III C mana aksimu? <em>Good job</em>, <em>good job</em>, <em>good job</em>.” “III C mana prestasimu? <em>We must be number one</em>.” Setelah semangat teriakkan yel-yel, lalu mereka mengumpulkan buku <em>Ki Hajar</em> (Kita Harus Belajar). Buku ini adalah media belajar siswa bersama orang tua. Dengan buku ini, diharapkan orang tua dapat mengontrol sejauh mana hasil belajar siswa. Selain mengumpulkan buku <em>Ki Hajar</em>, anak-anak dengan jujurnya mengumpulkan point pelanggaran jika mereka bersalah dan poin penghargaan jika berprestasi. Kemudian mereka mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh. Senyampang mengerjakan tugas, mereka kupanggil satu per satu untuk menghafalkan materi lewat program <em>Si Apin</em> (Prestasi Anak Pintar). “<em>Yes, Like This Yooo</em>….”!!! kata mereka ketika Si Apinnya rampung. “Horeeee, aku dapat bintang,” teriak mereka ketika mereka mengetahui bintangnya bertambah lebih banyak pada papan <em>RBT-Q</em> (Raih Bintangqu). Selain itu, ada juga program <em>MACA</em> (Materi Bacaan) berupa rangkuman-rangkuman materi pelajaran. Ada juga <em>TAJANA</em> (Tanya Jawab Menyenangkan, berupa pertanyaan dan jawaban yang bisa dilakukan teman dengan teman ketika akan istitrahat atau pulang, atau juga orang tua dan anak ketika belajar di rumah. <strong>Rumus <em>NASI BUK ICHA</em></strong> Perkembangan zaman semakin pesat, begitu pula dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, guru dituntut untuk semakin kreatif. Di samping itu, pengaruh budaya luar sudah tak terbendung. Moral dan akhlak anak didik semakin terkikis. Oleh sebab itu, guru juga harus dituntut sebagai <em>Agent of Change</em>. Ada pun kiat untuk menjadi guru yang kreatif dan <em>agent of change</em> adalah cukup dengan <em>NASI BUK ICHA</em> yaitu: 1. <strong>N</strong>iat Awali dengan niat yang suci karena Allah swt. mendidik dan membimbing siswa sebagai ladang ibadah. 2. <strong>A</strong>plikatif Guru adalah digugu lan ditiru. Seorang guru hendaknya tidak hanya berkata, tapi bertindak. 3. <strong>S</strong>abar Problematika dalam mengajar sangat banyak sekali. Guru harus mampu menghadapinya dengan penuh kesabaran. 4. <strong>I</strong>khlas Apa yang dipikirkan, diusahakan, dilakukan, dan diamalkan untuk dunia pendidikan harus didasari oleh rasa ikhlas yang tinggi sehingga keberkahan akan didapatkan. 5. <strong>B</strong>elajar dan belajar Belajar tidak hanya untuk siswa, guru pun dituntut untuk belajar, agar kemampuannya dalam mengajar semakin terasah. 6. <strong>U</strong>p-to-date Seorang guru tidak boleh ketinggalan informasi apapun sehingga materi yang diajarkan selalu terasa hangat. 7. <strong>K</strong>reatif Guru yang kreatif tidak akan pernah kehabisan ide, problem solving (pemecahan masalah), dan metode dalam mengajar, sehingga tidak monoton/menjenuhkan. 8. <strong>I</strong>novatif Guru harus mampu menciptakan hal-hal baru yang dapat menyemangati belajar siswa. 9. <strong>Cha</strong>racter building Seorang guru wajib hukumnya membangun karakter siswanya menjadi lebih baik. Kata orang, masih banyak jalan menuju Roma. Begitu pula untuk mendidik dan membimbing siswa banyak pula cara dan metode yang bisa diterapkan. Asal mau berusaha, tidak pernah putus asa, dan mau belajar terus akan mendapat ilham cara-cara baru yang sangat efektif dan tentunya menyenangkan, baik untuk pendidik maupun peserta didik. Dan ingat, untuk berubah lebih baik, tidak ada kata terlambat. Tidak hanya guru, bahkan orang tua pun bisa menerapkan hal-hal yang baru yang dapat meningkatkan belajar putra/i-nya dengan berpedoman bahwa belajar harus menyenangkan. Ketika belajar sudah tidak menjadi beban bagi anak-anak, maka tanpa disuruh pun anak akan belajar sendiri. Hargai dan apresiasi segala jerih payah anak, tanpa harus menghina, mencemooh, atau membanding-bandingkan dengan saudaranya yang lain. Tanpa terasa, jam berdetak dengan sangat cepatnya ternyata waktunya kita <em>go home</em>. <em>See you tomorrow, nice to meet you</em>. Selamat mencoba.{} <strong>Keterangan foto atas</strong>: Kegiatan Pelatihan Mengajar Matematika Smart Teaching YDSF Mei 2012 *<em>Moch. Sholeh, S.Ag, guru kelas III C SDN Barata Jaya Surabaya, anggota Relawan Donatur YDSF (READY)</em></p>
<div id="attachment_4026" class="wp-caption alignnone" style="width: 185px"><a href="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/sholeh-PB.jpg"><img class=" wp-image-4026" title="sholeh PB" src="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/sholeh-PB.jpg" alt="" width="175" height="218" /></a><p class="wp-caption-text">Moch. Sholeh,S.Ag</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ydsf.org/komunitas/belajar-menyenangkan-dengan-nasi-buk-icha/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gelar Pelatihan Mengajar Matematika yang Menyenangkan</title>
		<link>http://www.ydsf.org/komunitas/gelar-pelatihan-mengajar-matematika-yang-menyenangkan</link>
		<comments>http://www.ydsf.org/komunitas/gelar-pelatihan-mengajar-matematika-yang-menyenangkan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 04:15:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran matematika menyenangkan lomba beasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ydsf.org/?p=4013</guid>
		<description><![CDATA[Di pelatihan ini para guru mendapat materi tentang teknik mengajar matematika yang banyak disisipi dengan permainan. Sehingga jadi lebih menyenangkan <a href="http://www.ydsf.org/komunitas/gelar-pelatihan-mengajar-matematika-yang-menyenangkan"></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), bidang Pendidikan dan Yatim YDSF menggelar acara Pelatihan Smart Teaching Matematika Guru Swasta se-Jawa Timur (12/5) . Pelatihan ini diikuti oleh 39 peserta dari perwakilan kabupaten/kota yang diajukan oleh para dai binaan YDSF yang tersebar di Jawa Timur.</p>
<p>Kegiatan yang bertema Jawa Timur Pintar Matematika ini yang diselenggarakan di Balai Produksi Bahan Pelatihan Audio Visual (BPBPAV) Gayung Kebonsari Surabaya. Acara ini dilatarbelakangi sebuah anggapan pelajaran matematika itu sulit. Seperti yang diungkapkan Khairul Anam Manajer Bidang Pendidikan dan Yatim. “Sebagian besar siswa mengeluhkan kalau matematika itu yang sulit. Bahkan jadi pelajaran penyebab kegagalan kelulusan unas terbesar dibanding pelajaran lainnya. Mungkin karena pendekatan pengajarannya yang kurang tepat,” jelasnya.</p>
<p>Di pelatihan ini, lanjutnya, para guru mendapat materi tentang teknik mengajar matematika yang banyak disisipi dengan permainan-permainan. Sehingga jadi menyenangkan. Pada akhir pelatihan terpilih 10 guru dengan nilai terbaik untuk dinominasikan. Keesokan harinya, (13/5) kegiatan ini dirangkai dengan Pelatihan Smart Learning siswa SMP Swasta se-Surabaya di Gedung Gema Unesa Ketintang Surabaya.</p>
<p>Acara ini diikuti 300 siswa-siswi SMP dari beberapa sekolah swasta di Surabaya. Dengan tema Matematika Mudah Ngga Bikin Galau, diharapkan siswa SMP lebih mudah memahami pelajaran dengan cara yang menyenangkan. Menurut Deddy Setyawan, ketua panitia minat siswa SMP masih kurang terhadap matematika karena dianggap menakutkan. “Matematika seperti momok yang menyeramkan,” ujar alumnus Unesa ini.</p>
<p><span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
<p><a href="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/SMART_LEARNINGweb.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-4015" title="SMART_LEARNINGweb" src="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/SMART_LEARNINGweb.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Even ini juga melibatkan 10 guru yang terpilih pada Pelatihan Smart Teaching sehari sebelumnya telah berlomba mengajar matematika pada Pelatihan Smart Teaching. Hadir pula Lektor Kepala Universitas Surabaya Dr. Yusuf Fuad, M.App.Sc yang turut memberi motivasi peserta. “Sebagai ilustrasi, seorang atlet profesional yang telah berlatih berbulan-bulan pun akan mengalami kesalahan saat bertanding, begitupun dalam mempelajari matematika. Bagaimana dengan yang tidak pernah mempelajari matematika sama sekali? Pasti lebih banyak kesalahan,” terang lulusan program doktoral bidang Matematika di Delft University Of Technology tersebut. Motivasi senada juga disampaikan oleh Ketua Pengurus YDSF Ir. H. Abdul Kadir Baraja. “Manfaatkan pelatihan ini dengan optimal, dan terapkan ilmu yang telah didapat,” pesannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Acara dilanjutkan dengan simbolisasi penyerahan Beasiswa Pena Bangsa semester II 2012 untuk 3.924 anak asuh se-Jatim senilai Rp 1.056.510.000. Menjelang tahun ajaran baru juga diserahkan simbolis penyaluran 650 paket Back to School berupa peralatan sekolah untuk 650 anak asuh dan anak binaan Pena Bangsa senilai Rp 65.000.000 yang diserahkan oleh Direktur Pelaksana YDSF Jauhari Sani.</p>
<p><span style="font-size: small;"><br />
</span></p>
<p><a href="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/SIMBOLIS_BEASISWAweb.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-4016" title="SIMBOLIS_BEASISWAweb" src="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/SIMBOLIS_BEASISWAweb.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menjelang akhir acara diumumkan juarai I, II, dan III peserta lomba guru mengajar terbaik dengan hadiah masing-masing Rp 1.750.000, Rp 1.500.000, dan Rp 1.250.000. Juga diumumkan pemenang 20 siswa SMP terbaik dengan hadiah beasiswa total Rp 4.000.000 serta paket Back to School.(naskah: max foto: tito).{}</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikut ini profil dan testimoni dari pemenang lomba mengajar mata pelajaran matematika:</p>
<p><span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
<p><a href="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/JUARA_GURUweb.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-4017" title="JUARA_GURUweb" src="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/JUARA_GURUweb.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p><strong>Profil Juara I</strong></p>
<p>Nama : Nurkholis, S. Pd. Si</p>
<p>Alamat : Ngrampal Sidolaju, Widodaren, Ngawi</p>
<p>TTL : Ngawi, 19 Februari 1984</p>
<p>Hobi : Travelling, membaca</p>
<p>Guru Sekolah : MTS Ngrambe Ngawi</p>
<p>Komentar:</p>
<p>“Luar biasa manfaatnya, banyak ilmu yang didapat, namun karena keterbatasan waktu maka penyerapannya kurang optimal. Metode seperti ini akan membuat anak didik senang dengan gurunya dan siswa pun akan merasa bahwa matematika itu mudah dan menyenangkan. Karena materi disampaikan dengan permainan. Alhamdulillah, tidak menyangka akan menjadi juara, dan ini adalah usaha saya yang maksimal.&#8221;</p>
<p><strong>Profil Juara II</strong></p>
<p>Nama : Aniqotul Uhbah, S. Pd.</p>
<p>Alamat : Sentana RT. 7/5 Tebel, Gedangan, Sidoarjo</p>
<p>TTL : Sidoarjo, 7 Januari 1980</p>
<p>Hobi : membaca, memasak</p>
<p>Sekolah : SMPIT Insan Kamil Sidoarjo</p>
<p>Komentar:</p>
<p>“Banyak mendapatkan teknik mengajar, serat mendapatkan ilmu-ilmu baru serta wawasan yang semakin diperluas. Mengajar dari hati dengan memberi yang terbaik serta totalitas akan ada energi positif yang tertransfer. Hal ini juga harus ditunjang dengan penyiapan materi mengajar. Terpilihnya sebagai juara II ini memotivasi saya untuk menjadi lebih baik.”</p>
<p><strong>Profil Juara III</strong></p>
<p>Nama : Choirul Anam, S Si</p>
<p>Alamat : Jl. Malabar 150 Tawang Sumberbendo, Pare, Kediri</p>
<p>TTL : Kediri, 14 september 1972</p>
<p>Hobi : futsal, mencoba tantangan baru</p>
<p>Sekolah : MTS Muhammadiyah Kediri</p>
<p>Komentar:</p>
<p>“Pelatihan ini cukup menarik, banyak hal baru yang didapat terutama ketika mengajar. Hal-hal yang bersifat abstrak dapat diwujudkan melalui kreativitas secara nyata. Hal ini akan lebih memotivasi guru lain dengan mencoba metode baru, fun, penuh permainan, dan akan beranggapan semuanya tidak sulit. Dengan metode ini matematika akan menjadi pelajaran idola.”</p>
<p><span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ydsf.org/komunitas/gelar-pelatihan-mengajar-matematika-yang-menyenangkan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Koperasi Syariah Agar Bebas Riba</title>
		<link>http://www.ydsf.org/komunitas/pelatihan-koperasi-syariah-agar-bebas-riba</link>
		<comments>http://www.ydsf.org/komunitas/pelatihan-koperasi-syariah-agar-bebas-riba#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 15:08:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[bunga cicilan riba koperasi syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ydsf.org/?p=4005</guid>
		<description><![CDATA[Pelatihan ini diadakan berdasar permohonan para koordinator KUM. Mereka merasa kewalahan untuk meningkatkan usahanya karena beratnya membayar bunga  <a href="http://www.ydsf.org/komunitas/pelatihan-koperasi-syariah-agar-bebas-riba"></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY"><span style="color: #000000;">Banyaknya masyarakat yang terjerat pinjaman uang dengan bunga yang cukup tinggi di bank, koperasi konvensional atau bahkan rentenir menjadi perhatian serius Kelompok Usaha Mandiri (KUM) YDSF. Oleh karena itu, KUM menyelenggarakan Pelatihan Koperasi Syariah (28-29/4). Sebanyak 38 anggota KUM ikut pelatihan yang dibertempat di Balai Diklat Industri Surabaya Jalan Gayung Kebonsari Dalam Surabaya. </span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color: #000000;">Menurut Kamil Muchtar, panitia pelaksana, para peserta merupakan anggota KUM dari berbagai daerah di Jawa Timur. Para peserta itu, lanjutnya, berasal dari KUM Kalisari Surabaya, Putat Surabaya, Banyu Urip Surabaya, Sepanjang Sidoarjo, Tanggulangin Sidoarjo. “Untuk kelompok pedesaan yang hadir dari Mojokerto, Magetan, Madiun, Pacitan. Jadi, kategori perkotaan maupun pedesaan semua hadir,” jelas pria asal Medan, Sumatera Utara itu.</span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color: #000000;">Pelatihan ini, masih kata Kamil, diadakan berdasarkan permohonan para koordinator KUM kepada YDSF. Mereka merasa kewalahan untuk meningkatkan pendapatan usahanya karena beratnya membayar riba. “Ibaratnya, laba hanya bisa untuk menutup cicilan angsuran dan bunganya saja,” ungkap bapak dua anak itu. Harapannya, tidak ada lagi anggotanya yang terjerat dalam pinjaman berbunga tinggi namun beralih ke koperasi syariah yang lebih berkah dan menguntungkan. “Selain itu, acara ini juga untuk menyelaraskan dengan rencana YDSF guna membentuk satu koperasi syariah di salah satu kelompok nantinya,” imbuhnya.</span></p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/pelatihan-koperasi2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-4007" title="pelatihan koperasi2" src="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/pelatihan-koperasi2.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color: #000000;">Para peserta tampak antusias. Diskusi dan tanya jawab cukup aktif. Permasalahan seputar syarat–syarat pendirian, produk–produk koperasi syariah hingga sistem pemasaran merupakan tema-tema yang didiskusikan. Salah seorang pengurus Koperasi Syariah Mahkota Jaya di KUM Kalisari Surabaya mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Pelatihan seperti ini sangat penting bagi kami. Ada wawasan baru yang kami dapat. Semoga pelatihan ini bisa berkelanjutan,” tuturnya.{}</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ydsf.org/komunitas/pelatihan-koperasi-syariah-agar-bebas-riba/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Bawean Nikmati Santunan &amp; Pengobatan Gratis</title>
		<link>http://www.ydsf.org/komunitas/warga-bawean-nikmati-santunan-pengobatan-gratis</link>
		<comments>http://www.ydsf.org/komunitas/warga-bawean-nikmati-santunan-pengobatan-gratis#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 08:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[bawean sangkapura pengobatan santunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ydsf.org/?p=3991</guid>
		<description><![CDATA[Selain mengadakan pengobatan, YDSF Gresik juga memberikan santunan untuk biaya hidup bagi dua janda dan satu keluarga fakir <a href="http://www.ydsf.org/komunitas/warga-bawean-nikmati-santunan-pengobatan-gratis"></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="font-family: 'times new roman', 'new york', times, serif;"><span style="font-size: small;">Sekitar 300 warga Desa Sungairujing, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean mendapat pengobatan gratis dari program Layanan Kesehatan Sosial (LKS) Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF) Gresik, Rabu (9/5). Kegiatan yang dilaksanakan di SDIT Al Huda itu mendapat sambutan yang luar biasa dari berbagai pihak, terutama dari Muspika Sangkapura. Hadir pada kesempatan itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sangkapura Nasihun Amin, Ketua NU KH. Zakaria, dan Zainal Abidin, Kepala Desa Sungairujing. </span></span></span></p>
<p><span style="color: #000000;"><span style="font-family: 'times new roman', 'new york', times, serif;"><span style="font-size: small;">Dari ratusan  peserta itu, 100 pasien di antaranya adalah anak-anak balita yang mendapat asupan susu dan kacang hijau. </span></span>“<span style="font-family: 'times new roman', 'new york', times, serif;"><span style="font-size: small;">Kami bersyukur, YDSF mau berbagi dengan masyarakat Pulau Bawean. Semoga kegiatan-kegiatan semacam ini bisa dilakukan lagi dan ke depannya kerjasama-kerjasama lain bisa dilakukan lebih  banyak lagi,” kata Camat Sangkapura Drs. Imam.</span></span></span></p>
<p><a href="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/bawean2mei12.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3993" title="bawean2mei12" src="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/bawean2mei12.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p><span style="color: #000000;"><span style="font-family: 'times new roman', 'new york', times, serif;"><span style="font-size: small;">Selain mengadakan pengobatan, YDSF Gresik juga memberikan santunan untuk biaya hidup bagi dua janda dan satu keluarga fakir.  Janda tersebut adalah Mislani (80) dan Mona (67). Sedangkan keluarga fakir penerima bantuan Zakat untuk Mustahik (ZUM) adalah Abadi. Mereka menerima Rp 900 ribu untuk tiga bulan. “Mator kaselangkon. Muge-muge lanjheng omor, benyak rejekina, eberi kesehatan &#8217;Terima kasih banyak. Panjang umur, banyak rezeki, dan diberi kesehatan,&#8217;” tukas Mona dengan dialek Madura, saat menerima bantuan di rumahnya yang berdinding gedeg (anyaman bambu). </span></span></span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<span style="font-family: 'times new roman', 'new york', times, serif;"><span style="font-size: small;">Dengan kegiatan-kegiatan semacam ini, kami berharap, peran YDSF semakin bisa dirasakan manfaatnya, terutama warga di Pulau Bawean ini. Karena bagaimanapun juga, sebagai perwakilan di Kabupaten Gresik, Pulau Bawean juga menjadi wilayah yang perlu diperhatikan YDSF Gresik,” kata Arif Prasojo, Kepala Kantor Kas YDSF Gresik.(naskah&amp;foto humas)</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ydsf.org/komunitas/warga-bawean-nikmati-santunan-pengobatan-gratis/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>iklan banner kaffah</title>
		<link>http://www.ydsf.org/uncategorized/iklan-banner-zakat</link>
		<comments>http://www.ydsf.org/uncategorized/iklan-banner-zakat#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 10:20:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ydsf.org/?p=3663</guid>
		<description><![CDATA[&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[&#8230;]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ydsf.org/uncategorized/iklan-banner-zakat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Program Back To School Himpun 19 Sepeda</title>
		<link>http://www.ydsf.org/komunitas/program-back-to-school-himpun-19-sepeda</link>
		<comments>http://www.ydsf.org/komunitas/program-back-to-school-himpun-19-sepeda#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 12:36:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[bersepeda sekolah back to school]]></category>
		<category><![CDATA[donasi sepeda anak panti desa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ydsf.org/?p=3926</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini, Back to School menghimpun donasi sepeda. Berawal dari kepedulian terhadap anak panti asuhan yang harus berjalan sekitar 3 km ke sekolah <a href="http://www.ydsf.org/komunitas/program-back-to-school-himpun-19-sepeda"></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY"><span><span style="font-size: small;"><span>Program infaq sepeda yang ini merupakan pengembangan dari </span><em style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;">Back To School</em><span>-nya Program Pena (Peduli Anak) Bangsa, sebuah program donasi perlengkapan sekolah bagi anak asuh Pena Bangsa. Beberapa tahun sebelumnya, Program </span><em><span>Back To School </span></em><span>(BTS)</span><span> </span>mendistribusikan perlengkapan sekolah seperti tas, buku dan alat tulis. <span>   </span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">Kali ini, BTS menghimpun donasi sepeda. Program ini terinspirasi dari <em>curhat</em> salah seorang pengurus panti asuhan di Mojokerto, Jatim beberapa waktu lalu. Ia menceritakan tentang perjuangan anak asuh mereka yang harus berjalan menempuh jarak kurang lebih 3 km menuju sekolah.<em> “Tolong saya ini dibantu nggolekne sepeda kanggo arek-arek panti, mesakno mbendino mlaku nem kilo </em>(Saya minta bantuan untuk mencarikan sepeda buat anak-anak panti. Kasihan tiap hari jalan 6 km, Red.),” tutur Iman, seorang pengasuh panti asuhan di Mojokerto.<em> </em> </span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">Berawal dari inilah YDSF menggagas sebuah program yang bertujuan untuk meringankan langkah siswa-siswi di pedesaan untuk lebih mudah ke sekolah. Hingga laporan ini ditulis sudah terkumpul sebanyak 7 sepeda di YDSF Surabaya dan 7 sepeda di YDSF Sidoarjo. Sehingga totalnya 14 sepeda. “Sebenarnya ada 5 lagi. Namun masih di tangan donatur. Kami belum menjadwal waktu pengambilannya di kediaman donatur,” jelas Sudarmanto, Koordinator Program <em>Back To School</em>. </span></span></p>
<p align="JUSTIFY">“<span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;"><em>Alhamdulillah, </em>kami gembira melihat cepatnya respon dari para donatur. Kami pun sudah mengantarkan tiga buah sepeda ke Panti Asuhan Muhammadiyah binaan Ustadz Iman di Mojokerto,” ucapnya. </span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/sepedainung.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3977" title="sepedainung" src="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/sepedainung.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">Achmad Mastur, Manajer YDSF Kantor Kas Sidoarjo, menceritakan proses donasi sepeda dari donatur Sidoarjo yang bernama Inung Prasetio. Sabtu pagi (14/4), ada seorang donatur mengantarkan sepedanya sendiri ke YDSF Sidoarjo di Graha Anggrek Mas Regency. “Bahkan ada donatur yang membawa sepedanya ke bengkel untuk diperbaiki dan mengganti kedua ban dan <em>velg</em>-nya dengan yang baru. Biar sepeda yang diinfaqkan itu jadi lebih nyaman dan aman untuk digunakan. Mereka berharap sepeda yang mereka infaqkan bisa lebih bermanfaat bagi anak asuh YDSF dan membantu anak asuh belajar untuk lebih berprestasi,” ungkap bapak tiga anak ini. </span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">Berikut ini daftar pendonasi sepeda di Surabaya:</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">1. Romli, Gayungsari</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">2. Edy, Grogol Kalimir Gunungsari</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">3. Yuni, Kupang Panjaan</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">4. Ny. Catur, Bibis Karah</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">5. Susi, Ikan Mungsing</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">6. Ny. Suud, Banyu Urip Timur </span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">7. Alam, Wonocolo</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">Pendonasi sepeda di Sidoarjo:</span></span></p>
<ol>
<li><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">Ny. Etin, Sidoarjo</span></span></li>
<li><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">F. Nugroho, Sidoarjo</span></span></li>
<li><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">Ayu, Sedati</span></span></li>
<li><span style="font-family: 'Liberation Sans', sans-serif;"><span style="font-size: small;">Setyo, Tropodo (2 buah)</span></span></li>
<li>Inung Prasetio, Wage (2 buah)</li>
</ol>
<p><a href="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/sepedasidoarjo.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3978" title="sepedasidoarjo" src="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/sepedasidoarjo.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ydsf.org/komunitas/program-back-to-school-himpun-19-sepeda/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lowongan Juru Penerang YDSF Mei 2012</title>
		<link>http://www.ydsf.org/blog/lowongan-juru-penerang-ydsf-mei-2012</link>
		<comments>http://www.ydsf.org/blog/lowongan-juru-penerang-ydsf-mei-2012#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 08:47:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan kerja surabaya gresik mei 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ydsf.org/?p=3965</guid>
		<description><![CDATA[LOWONGAN
YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH SURABAYA

Dibutuhkan Segera!
4 Tenaga Juru Penerang (JUPEN)
Tugas pokok:  bertugas memberikan informasi tentang&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<pre>LOWONGAN
YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH SURABAYA

Dibutuhkan Segera!
4 Tenaga Juru Penerang (JUPEN)
Tugas pokok:  bertugas memberikan informasi tentang YDSF ke masyarakat luas.

Kualifikasi:
1. Pria, Muslim
2. Usia maks. 35 tahun
3. Pendidikan terakhir min. SMA atau sederajat
4. Jujur, bertanggungjawab
5. Ulet, disiplin, sanggup bekerja keras
6. Bersedia ditugaskan di Surabaya dan Gresik
7. Memiliki kendaraan sendiri dan SIM C
8. Disediakan gaji pokok &amp; bonus 

Lamaran paling lambat diterima 18 Mei 2012

Lamaran dikirim ke:
Bagian HRD
Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Surabaya
Jl. Kertajaya 8C/17, Surabaya 60282
Telp. (031) 505 6650</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ydsf.org/blog/lowongan-juru-penerang-ydsf-mei-2012/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perkuat Kerja Sama Dakwah dengan Ponpes Sidogiri</title>
		<link>http://www.ydsf.org/komunitas/perkuat-kerja-sama-dakwah-dengan-ponpes-sidogiri</link>
		<comments>http://www.ydsf.org/komunitas/perkuat-kerja-sama-dakwah-dengan-ponpes-sidogiri#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 07:48:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama dakwah ponpes sidogiri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ydsf.org/?p=3958</guid>
		<description><![CDATA[Ketiadaan kader dakwah merupakan awal dari kemerosotan umat. Maka, YDSF bekerja sama dengan Ponpes Sidogiri dalam kaderisasi dai dan guru bantu <a href="http://www.ydsf.org/komunitas/perkuat-kerja-sama-dakwah-dengan-ponpes-sidogiri"></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="JUSTIFY"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Cambria, serif;">Kaderisasi dai untuk memimpin dan membina umat merupakan hal yang mutlak dilakukan. Karena ketiadaan kader merupakan awal dari kemerosotan dan kehancuran umat. Hal ini sangat disadari oleh Nabi Ibrahim </span><span style="font-family: Cambria, serif;">AS</span><span style="font-family: Cambria, serif;">. Saat beliau diangkat menjadi imam bagi manusia, beliau memohon agar keturunan beliau juga diangkat menjadi pemimpin. Permohonan beliau direkam Al Quran di surat Al Baq</span><span style="font-family: Cambria, serif;">a</span><span style="font-family: Cambria, serif;">r</span><span style="font-family: Cambria, serif;">a</span><span style="font-family: Cambria, serif;">h 124.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Cambria, serif;">Oleh karena itu, YDSF bekerja sama dengan Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan dalam menyukseskan program kaderisasi dai dan guru bantu. Selama enam tahun ini YDSF Surabaya dan Yayasan Bina Sa&#8217;ada Sidogiri (YBSS) selaku pembina ponpes menjalin hubungan kerjasama dakwah. “Karena adanya kesamaan visi dan misi dua yayasan ini merupakan alasan dasar kerjasama tersebut,” kata </span><span style="font-family: Cambria, serif;">Ustadz </span><span style="font-family: Cambria, serif;">Masykuri</span><span style="font-family: Cambria, serif;"> Abdurrahman, S</span><span style="font-family: Cambria, serif;">eketaris Umum Pengurus Harian Ponpes Sidogiri</span><span style="font-family: Cambria, serif;">.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Cambria, serif;">Hubungan kerjasama tersebut selalu diperbaharui setiap tahunnya yang dinyatakan dalam surat perjanjian antara YDSF dan YBSS. Berkaitan dengan itu, Kamis (19/4), Bidang Dakwah YDSF Manajer mengunjungi Ponpes Sidogiri Pasuruan untuk mengevaluasi sekaligus memperbarui kerja sama.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Cambria, serif;">Abdululloh Isro, </span><span style="font-family: Cambria, serif;">Koordinator dai YBSS mengungkapkan </span><span style="font-family: Cambria, serif;">para dai itu disebar ke berbagai daerah di Indonesia. Ada yang di Sumatra, Jawa, Bali dan juga Sulawesi. “Ada juga guru tugas yang tidak betah di daerah tugasnya. Biasanya tidak bisa beradaptasi dengan cuaca. Akhirnya kami pindahkan ke daerah tugas lainnya,” katanya. Jumlah guru tugas/bantu YBSS tahun ini, lanjutnya, sebanyak 567 orang. Sedangkan </span><span style="font-family: Cambria, serif;">d</span><span style="font-family: Cambria, serif;">ai ada 34 orang. Guru bantu yang merupakan para alumni Madrasah </span><span style="font-family: Cambria, serif;">Ts</span><span style="font-family: Cambria, serif;">anawiyah (MTs) sedangkan </span><span style="font-family: Cambria, serif;">d</span><span style="font-family: Cambria, serif;">ai yang lulusan Madrasah Aliyah (MA) Ponpes Sidogiri.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Cambria, serif;">Keseluruhan honor dai tidak ditanggung oleh YBSS. Namun ditanggung juga masyarakat atau lembaga penerima manfaat guru tugas. Adapun honor para dai yang ditugaskan oleh YBSS, selain ditanggung masyarakat atau lembaga penerima manfaat, YBSS juga menambahkannya. Tambahan ini berasal dari perseorangan atau lembaga yang menjalin bekerja sama, misalnya YDSF Surabaya.</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Cambria, serif;">Selama 2012 ini, YDSF </span><span style="font-family: Cambria, serif;">menganggarkan</span><span style="font-family: Cambria, serif;"> subsidi untuk 30 dai Sidogiri sebesar Rp 114.000.000. </span><span style="font-family: Cambria, serif;">“Masing-masing dai mendapat Rp 300.000 per bulan dan Rp 500.000 per bulan bagi koordinator,” jelas Ainur Rohim, Manajer Bidang Dakwah YDSF.(naskah syarif, foto istimewa).{}</span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><a href="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/sidogiri2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3960" title="sidogiri2" src="http://www.ydsf.org/va/wp-content/uploads/2012/05/sidogiri2.jpg" alt="" width="400" height="267" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ydsf.org/komunitas/perkuat-kerja-sama-dakwah-dengan-ponpes-sidogiri/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

