Gandeng KLIBS, Fasilitasi Operasi Hernia Gratis

opshernia

Artikel oleh: pada April 24, 2012 pukul 15:58 WIB. 14 Komentar

Sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan, YDSF bekerja sama dengan Klinik Bedah Surabaya (KLIBS) untuk memberi layanan operasi hernia gratis. Layanan ini diberikan bertepatan dengan rangkaian Milad ke-25 YDSF, yakni antara Maret hingga April 2012. Operasi penderita penyakit pembengkakan alat kelamin ini dilaksanakan di KLIBS Ngagel Wasana I/39 Surabaya.

Berdasar pantauan tim Bidang Kemanusiaan YDSF, penderita hernia paling banyak dari kalangan menengah-bawah. Penderita hernia akan mengalami sakit yang luar biasa pada saat hernia itu muncul tanpa disadari oleh penderita dan sangat menganggu aktivitas kerja atau belajar, sehingga banyak diantara mereka (penderita) berhenti bekerja atau mencari pekerjaan yang dianggap tidak kasar/keras. Mereka berusaha menghindari mengangkat beban berat, tidak terlalu capek, atau mengurangi aktivitas kerja berat.

Dari hasil diskusi tim Kemanusiaan, kemudian muncullah nama KLIBS. “Sebelum momen Milad YDSF tahun ini, Dokter Wigid  pernah menawarkan operasi hernia cuma-cuma. Tapi baru terlaksana saat ini,” ujar M. Rohadi, koordinator tim kesehatan YDSF Surabaya.

Hernia merupakan penyakit yang serangannya tak mengenal usia. Jika terjadi pada anak-anak biasanya disebabkan karena kelainan sejak lahir. “Bila penderita adalah orang dewasa, biasanya akibat dari kelelahan bekerja. Sehingga usus terpaksa anjlok hingga menjebol lapsan otot dinding perut. Hal tersebut membuat usus tampak menonjol keluar,” jelas dr. H Wigid Dwidjatmoko, Sp.B, FinaCS, pemilik sekaligus pengelola KLIBS.

Menurut resikonya, lanjut Wigid, operasi hernia termasuk golongan sedang. Hal tersebut membuat setiap pasien perlu dibius total saat melakukan operasi. Namun, dalam operasi ini Wigid hanya memberikan bius lokal atau Field Block Local Anestesia yang biasa digunakan saat khitan. Teknik pembiusan yang tergolong baru untuk operasi hernia di Indonesia ini dirasa lebih efektif dan efisien. Karenanya biaya yang dibebankan tidak terlalu besar. “Pasien tidak perlu puasa dan cek darah terlebih dahulu, tidak perlu opname dan bahkan bisa langsung pulang,” jelasnya.

Menurut M. Rohadi, sebelum bekerja sama dengan KLIBS, pihaknya sudah mensurvei beberapa rumah sakit. Umumnya mematok biaya antara Rp 5-7 juta. Biaya tersebut meliputi kamar rawat inap pra dan pasca operasi, obat, kontrol, biaya operasi dan jasa medis. Biaya sebanyak itu sangat sulit didapat bagi kalangan dhuafa. “Paling cepat mendapatkannya mereka harus pinjam atau menggadaikan barang yang ada di rumah, atau menunggu waktu hingga berbulan-bulan hingga tabungannya cukup untuk membiayai operasi,” jelas Rohadi.

Namun pihak KLIBS bisa menekan biaya operasi hernia hingga Rp 3,5 juta per pasien. Ini sudah termasuk biaya operasi, jasa dokter, obat dan biaya satu kali kontrol sepekan pascaoperasi. “Semua ditanggung YDSF. Pasien yang memenuhi syarat, tidak perlu keluar biaya medis. Cukup daftar di YDSF dan nantinya dijadwalkan operasi. Tim medis selalu siap setiap hari kerja, tentunya setelah mendapat kepastian jadwal dari kami, “ papar Rohadi.

Sejumlah pasien mengungkapkan bahwa teknik operasi seperti ini di luar bayangannya selama ini. Seperti yang dialami Nailul Author (31), ia malah lancar bercakap-cakap dengan dokter saat operasi berlangsung. Setelah operasi, guru Bahasa Indonesia SMP Al Uswah Surabaya ini pun menampakan senyum simpul yang tersungging di pojok bibirnya. Ia mengaku, sakit yang ia derita adalah indikasi dari rasa capek akibat kerja. “Saya tidak tahu. Tiba-tiba saja begini. Kata dokter ini gara-gara capek. Maklum jarak tempat kerja dan rumah lumayan jauh, ditambah jalannya berlubang,” jelas warga Tambak Sawah, Sidoajo ini. “Sakit saya ini baru tiga bulan. Untung segera dioperasi. Jadi belum terlalu parah,” katanya.

Sutikno (56), salah satu pasien lainnya, menyatakan rasa syukurnya pascaoperasi ini. Sebelumnya pria berprofesi tukang batu itu sering kesakitan kalau harus mengangkat barang berat. Apa lagi saat ini ia hidup sendiri tidak ada yang merawat karena istrinya telah meninggal dunia dan tanpa dikaruniai anak. “Alhamdulillah, Mas. Sekarang sudah mendingan. Sebelum operasi, saya harus pakai kain panjang untuk saya lilitkan di selangkangan untuk menahan sakit. Repot pokoknya,” ujar warga Jati, Probolinggo itu. “Saya doakan semoga orang-orang yayasan (YDSF, Red.) mendapat keberkahan,” tuturnya sepekan pascaoperasi.

Hingga laporan ini ditulis, baru 15 orang yang dioperasi dari 20 pasien yang ditargetkan. Berikut ini daftar nama penerima layanan operasi hernia YDSF-KLIBS:

NONAMA LENGKAPUSIAKOTAPEKERJAANTGL OPERASI
1WIGIT YANTO50 thSIDOARJOMEKANIK PABRIK TEKSTIL14-Mar-12
2ALIEF DJAKSA MUHARTA38 thSURABAYAPEDAGANG12-Mar-12
3YANTO33 thPASURUANSOPIR PONDOK14-Mar-12
4ABDUL HAMID7 thSURABAYAKELAS 1 SD12-Mar-12
5KHUSNAN60 thSURABAYAPEDAGANG12-Mar-12
6NAILUL AUTHOR31 thSIDOARJOGURU12-Mar-12
7SUNAJI31 thSURABAYAKARYAWAN SWASTA16-Mar-12
8ERI WINARDI27 thSURABAYAKARYAWAN PT DMM22-Mar-12
9DWI RISKI NUGROHO11 thSURABAYAKELAS 1 SMP28-Mar-12
10SUWONO60 thLUMAJANGTANI2-Apr-12
11ABDUL ALI53 thGRESIKPETANI4-Apr-12
12REKAH64 thSURABAYAPENJAGA MASJID14-Mar-12
13IBRAHIM63 thSURABAYAPENSIUNAN16-Apr-12
14MOCH RIZAL ASLAM37 thSURABAYATUNA RUNGU—GRAHITA12-Mar-12
15SUTIKNO56 thJEMBERTUKANG BANGUNAN22-Mar-12





14 Komentar pada “Gandeng KLIBS, Fasilitasi Operasi Hernia Gratis”
  1. wahyu ardiansyah says:

    kapan ada lagi?

  2. admin says:

    Insya Allah, jika sudah buka pendaftaran akan kami publikasikan di sini.Demikian,smg dipahami (admin)

  3. jonathan says:

    kapan di jakarta di laksanakan?

  4. eka kurnia says:

    anak tetangga saya kena hernia…dan harus di operasi.
    ibu nya bekerja hanya sebagai buruh cuci+setrika harian.
    dia kesulitan untuk dana operasi hernia anaknya yg berusia kurang lbh 3 th.mohon bantuannya daftar kemana?

  5. admin says:

    Untuk 2012, program ini sudah selesai.Insya Allah, akan dibuka lagi setelah ada pemberitahuan dari penanggung jawab program.Demikian, semoga dimengerti

  6. Maulana says:

    Mohon informasi mengenai biaya operasi hernia (keseluruhan) beserta alamat klinik/tempat operasinya (masih samakah di alamat Ngagel Wasana I/39 Surabaya), mengingat hampir 2 tahun saya mencoba menahan rasa sakit yg teramat sangat demi mengumpulkan biaya utk operasi. terimakasih.

  7. admin says:

    @Maulana: Insya Allah tetap Pak.Untuk biaya versi KLIBS, kami kurang paham.Silakan ditanyakan langsung. Karena kami hanya menanggung biaya operasi pasien yg terdaftar & terseleksi di YDSF.Demikian, syafakallah ‘semoga Alllah swt. segera beri Anda kesembuhan.’amin

  8. Fatkhur Maulana says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Mulai kpn pendaftaran dibuka kembali tahun. 2013?

  9. bisri says:

    cara daftarnya gimana

  10. admin says:

    Insyaallah layanan operasi hernia akan dibuka lagi tahun ini. Diutamakan dari warga kurang mampu dan donatur YDSF. Untuk tempat operasi masih di KLIBS Jalan NGAGEL WASANA Sby.

    Cara daftarnya datang langsung ke YDSF Surabaya membawa KTP/KSK/surat keterangan tidak mampu dari RT-RW, & bukti kwitansi donatur (donatur YDSF).

    Silahkan daftar dahulu, insya Allah nanti pelaksanaan operasi akan diberitahukan menyusul. Untuk operasi hernia tahun ini ada infaq yang tidak mengikat (sukarela). Hasil infaq ini akan digunakan untuk menambah biaya operasi hernia pasien selanjutnya. Infaq akan masuk ke YDSF bukan ke KLIBS.

    Sementara ini kami masih melayani wilayah JAWA TIMUR. YDSF hanya menanggung biaya operasi, biaya dua kali kontrol pascaoperasi & satu paket obat pasca operasi. YDSF tidak menanggung biaya transport pasien ke KLIBS. Info lebih lanjut bisa telp ke YDSF Divisi Pendayagunaan 031-501 2652 & 031-502 3515 (M. Rohadi) pada jam kerja.
    Demikian, semoga bermanfaat

  11. dian puspita says:

    pak, saya mau tanya apakah kalau persyaratannya tdk komplit tdk bisa ikut operasi ini? kebetulan kita penduduk baru disurabaya..

  12. admin says:

    @Dian Puspita: ajukan saja berkas yang ada. Mungkin petugas kami bisa memeriksa apakah kekurangan itu bisa dimaklumi ataukah bisa diganti dokumen lain yang sudah Anda punyai.Demikian, semoga bermanfaat.

  13. yana says:

    pa sya dri majalengka,,,bpa sya pengen di operasi tpi kendalanya uang nya tdak cukup cuma ada 3jt bsa ga di operasi di di sana.. makasi.

  14. Mardliyah says:

    apakah program ini hanya untuk warga surabaya???
    bolehkah jika warga luar jawa timur???
    saudara saya asli jawa tengah



Tinggalkan Komentar

(required)

(required)