Ratusan Siswa Ikuti Launching Pembinaan Pena Bangsa
Artikel oleh: Oki Aryono pada July 18, 2011 pukul 13:23 WIB. Belum ada komentar
Sejalan dengan awal tahun ajaran baru 2011/2012, program Peduli Anak (Pena) Bangsa YDSF menyelenggarakan acara pembukaan Pembinaan Anak asuh yang diikuti oleh 300 anak asuh dari jenjang SD, SMP, dan SMU pada Ahad (17/7) di Masjid Manarul Ilmi Kampus ITS Surabaya.
Khoirul Anam, Manajer Bidang Pendidikan & Yatim mengungkapkan, “Acara ini diperuntukkan bagi anak asuh penerima beasiswa wilayah Surabaya. Bagi para peserta selain mendapatkan beasiswa akan diberikan pembinaan rutin setiap minggunya baik di bidang akademis maupun agama. Tujuannya adalah agar adalah nilai tambah bagi anak penerima beasiswa dari segi perubahan prestasi akademis maupun perubahan akhlak kearah yang lebih baik.”
Tema pembinaan kali ini adalah Cerdas dan Berakhlak Mulia. Seperti yang disampaikan oleh pengisi materi/trainer Adri Suyanto (Alumni/Mantan Presiden BEM UNAIR) bahwa untuk menjadi anak cerdas kuncinya adalah dengan mengasah daya ingat dengan berbagai metode yang ada. Dan untuk menjadi anak yang berakhlak ada kriteria yang harus dipenuhi yaitu menjadi pribadi yang aman bagi temannya, menjadi bermanfaat bagi temannya, serta tak lupa untuk menjaga kecerdasan dan akhlak mulia dengan salah satu cara adalah terlibat secara istiqomah dalam pembinaan bersama mentor-mentor yang ahli di bidangnya.
Yang menarik adalah salah satu peserta yang bernama Awaludin Slamet Rizki. Walaupun kakinya mengalami kelumpuhan karena kecelakaan yang dialaminya namun tetap antusias mengikuti acara ini walau dibopong oleh bapaknya. Siswa kelas 8 SMP IPIEMS yang bercita ingin menjadi teknisi komputer handal ini mengaku senang bisa ikut acara ini. “Saya senang bisa ikut. Terima kasih YDSF atas kesempatan yang diberikan,” tuturnya. Acara ini didukung oleh Mahasiswa dari Yayasan Pengembangan SDM IPTEK dan Program Pembinaan SDM Strategis (PPSDMS) Regional Surabaya yang nantinya akan menjadi pendamping dalam pembinaan anak asuh.(foto & naskah: mahsun pb)

