Mochammad Sholeh, Penjual Susu Sari Kedelai

SHOLEH KUM

Artikel oleh: pada August 17, 2011 pukul 09:06 WIB. 7 Komentar

3 votes, average: 4.67 out of 53 votes, average: 4.67 out of 53 votes, average: 4.67 out of 53 votes, average: 4.67 out of 53 votes, average: 4.67 out of 5 3 memilih. Rata-rata: 4.67 dari 5 | Jadilah member untuk dapat memilih.
Loading ... Loading ...


Rencanakan Perbaikan Gerobak & Pengadaan Mesin Giling

Mochammad Sholeh adalah salah satu dari anggota 149 Kelompok Usaha Mandiri (KUM) YDSF. Bapak tiga anak ini sehari-hari berdagang susu sari kedelei keliling. Ia memulai usaha ini sejak 2006 silam. Ia bisa keliling dengan rombong/gerobak becaknya itu di wilayah Gubeng Jaya Surabaya dan sekitarnya. Rata-rata per hari ia mendapat hasil bersih sebesar Rp 25.000. Sejak 2010 lalu, ia terdaftar sebagai anggota KUM YDSF dan mendapat modal tanpa bunga dari YDSF sebesar Rp 1.500.000. Pria berusia 43 tahun ini tergolong aktif dalam forum pembinaan YDSF, antara majelis taklim dan pameran/pameran.

Di luar itu, sang istri juga punya membantu ekonomi keluarga dengan bekerja di pabrik tahu bulat khas Tasikmalaya. Pada 2011 ini M. Sholeh mendapat amanah untuk tinggal di sebuah rumah yang cukup besar milik seorang kenalan yang juga produsen tahu bulat tempat istrinya bekerja. Sebelumnya ia tinggal di rumah petak (indekost) di Gubeng Jaya I. Saat ini M. Sholeh perlu untuk dana sekitar Rp 2 juta untuk perbaikan gerobak dan pelunasan mesin penggilingan kedelei.{}

Sekilas profil

Nama : Mochammad Sholeh

Usia : 43 Tahun

Status : Berkeluarga Dengan 3 Anak

Usaha : Jual Sari Dele Keliling

Alamat Usaha : Daerah Gubeng Jaya Surabaya & Sekitarnya

Alamat Tinggal : Jl. Gubeng Jaya I/15 Surabaya

Mulai Usaha : Agustus 2006

Laba bersih : + Rp 25.000/hari

 

 






7 Komentar pada “Mochammad Sholeh, Penjual Susu Sari Kedelai”
  1. A. Prasojo says:

    Susu kedelai menyehatkan badan, semoga juga menyehatkan yang beramal dalam kebajikan

  2. Wuri Kurnia says:

    Subhanallah… Sangat terinspirasi dengan keuletan Bpk Sholeh, semoga selalu diberikan rizki yg barokah oleh Allah SWT. Semoga program KUM YDSF semakin sukses. Apakah program KUM tsb hanya untuk wilayah surabaya saja? dan apakah dikhususkan bagi yg kesulitan modal (tidak mampu)? terima kasih ^_^

  3. admin says:

    @Wuri:
    Program KUM perkotaan meliputi Surabaya, Sidoarjo kota & Gresik kota.Sedang yang pedesaan meliputi seluruh daerah di Jawa Timur yang terkonsentrasi wilayah binaan para dai YDSF.Tetapi di luar itupun jg diterima (tersurvey & terseleksi). Program ini memang diperuntukkan untuk usaha kecil & bagi kalangan dhuafa, karena mereka biasanya susah mengakses bantuan modal usaha sacara syar’i & dana yg kita pinjamkan juga kecil (kurang dari Rp 2,5 juta).

  4. yasir says:

    ass.wb.wr
    kami dr yayasan/panti al-ikhlash plaosan
    kami skrg mau membangun asrama santri,kelas,wc dan masjid
    tetapi banyak kendala dana.pembebasan tanah masi dlm cicilan.bagi kaum muslimin yg ingin mambuntu kami bis hubgi kami di jl raya sarangan plaosan kab magetan jatim
    trmh kasih ats dukungannya dan bantuan anda semua

  5. rangga says:

    q mau beli dima na sari dele pak shole mwmwng hwbat

  6. heri says:

    terimakasi ydsf dengan bantuan ada rayak bisa membangun usah tanpa ada kesulitan , kalu bisa dana yang di berikan agak besar dan juga bagai mana caranya agar pihak yang mendapatkan modal bisa ringan untuk membayarnya agar mereka selalu mempunyai keinginan untuk maju terus.

  7. usaha sukses says:

    moga program YDSF dapat menjangkau masyarakat lebih luas lagi, sehingga makin banyak orang yang tidak mampu bisa diringankan beban hidupnya..



Tinggalkan Komentar

(required)

(required)